19 Desember 2014

Cara Alami Agar Bakalan Murai Batu Cepat Gacor

Pernahkah anda membeli bakalan murai batu? Atau jusru sekarang anda sedang memeliharanya? Murai batu batu bakalan bisa saja gacor dan jadi jawara asalkan dengan perawatan dan cara-cara yang tepat. Pada kesempatan ini kami akan berbagi sedikit tips kepada sobat kicaukan semua tentang cara paling ampuh agar murai batu/MB bakalan cepat gacor.

Pada dasarnya, untuk memiliki bakalan MB yang gacor dan jawara harus teliti dalam memilih bakalan MB yang berkualitas bagus. Nah, bagi anda yang ingin tahu ciri-ciri bakalan MB yang bagus. Bakalan MB yang bagus akan mempermudah anda dalam membuatnya menjadi gacor. Begitu juga sebaliknya, jika anda salah memilih bakalan MB maka akan butuh waktu yang lebih lama untuk jadi gacor, atau bahkan tidak bisa gacor. Jadi telitilah dalam memilih bakalan MB.

Cara Alami Agar Bakalan Murai Batu Cepat Gacor

Pada dasarnya cara alami agar bakalan MB cepat gacor ini sudah sangat umum, tetapi alangkah baiknya anda perhatikan cara-cara berikut ini untuk diambil hal positifnya. Sebenarnya cara alami untuk membuat MB cepat gacor adalah duplikasi kita pada kehidupan MB di alam liar. Karena pada intinya MB liar memiliki kebiasaan dan cara tersendiri dalam menjalani hidupnya, tetapi justru dengan cara alami itulah MB akan menjadi berkualitas, seperti gacor dan pandai meniru suara-suara burung lain.

Adopsi dari pola hidup MB di alam liar bisa saja kita terapkan di rumah, agar bakalan MB cepat berkicau/gacor.

Berikut ini beberapa cara alami agar bakalan MB cepat gacor :

1. Gantang/gantung sangkar di sekitar pepohonan, agar MB merasa di alam liar
Meskipun sebenarnya MB di dalam sangkar, tetapi setidaknya MB merasa nyaman jika digantang di pepohonan. Dengan begitu, kemungkinan MB bakalan cepat gacor akan semakin besar.

2. Berikan extra food (EF) sesuai dengan pakan MB di alam liar
EF yang kita berikan pada dasarnya adalah makanan utama dari MB sat di alam liar, jadi alangkah baiknya anda selalu memberikan EF kepada MB bakalan anda dengan porsi dan jam tertentu. EF yang biasa dimakan MB di alam antara lain serangga (belalang, jangkrik), cacing, dan kroto. Cobalah untuk menyediakan beberapa jenis EF untuk mengetahui kesukaan bakalan MB anda. Jika sudah diketahui kesukaannya, anda bisa memberikannya setiap hari. Gunakan voer sebagai pakan utamanya, dan berikan EF sesuai dengan karakter dan kesukaan bakalan MB anda.

3. Gantang MB betina di dekat bakalan MB 
Karena di alam liar, MB biasanya ditemani oleh betina-betina yang selalu ada di dekatnya, bahkan anak-anaknya. Dekatkan MB betina dengan jarak 3-4 meter untuk mengasah birahi dan mentalnya. Bakalan MB jika didekatkan pada betina akan berusaha menunjukkan kualitas dan kejantanannya dengan cara berkicau. Jadi anda bisa mencoba cara yang mudah ini.

4. Jemur bakalan MB setiap pagi
Cara ini juga duplikat dari kehidupan MB di alam liar, karena intinya adalah agar MB mendapatkan cukup sinar matahari. MB di alam liar selalu mendapatkan sinar matahari, sehingga menjadi sehat dan tentunya akan berdampak pada kemampuannya untuk berkicau/gacor. Jemurlah bakalan MB anda setiap pagi agar mendapatkan cukup sinar matahari, sekitar 2-3 jam setiap pagi.

Cara-cara membuat MB bakalan agar cepat gacor di atas sebenarnya adalah hal umum yang tentunya sudah anda lakukan setiap hari dalam merawat MB anda. Tetapi penekanannya adalah agar bakalan MB anda merasa di alam liar, dan merasa nyaman sehingga akan lekas gacor. Hanya saja, waktu yang dibutuhkan untuk membuat bakalan MB gacor lebih lama. Tetapi yakinlah bahwa hasil yang anda dapatkan akan jauh lebih memuaskan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang cara alami agar bakalan murai batu cepat gacor, semoga bermanfaat bagi anda dan terima kasih telah membaca artikel ini.
* ( Sumber Artikel ) 

Pola Perawatan Murai Batu Sebelum Lomba dan Setelah Lomba

Apakah murai batu (MB) anda pernah ikut lomba? Apakah MB anda menjadi jawara? Mungkin itu pertanyaan yang sangat mendasar jika anda punya murai batu yang gacor di rumah. Perlombaan murai batu cukup sering diadakan dan jika murai batu anda menang dan menjadi jawara, maka dapat dipastikan anda akan puas dan harganya pun akan semakin tinggi.

Jika anda ingin mengikutsertakan MB anda dalam lomba, maka anda wajib melakukan persiapan-persiapan penting yang bertujuan agar MB anda tampil maksimal dan tentunya menjadi jawara. Perlu beberapa trik untuk membuat murai batu anda bermental bagus, staminanya bagus, dan gacor. Dengan persiapan yang matang akan menunjang penamilann MB anda saat lomba.

POLA PERAWATAN MURAI BATU SEBELUM LOMBA DAN SETELAH LOMBA

Nah, pada kesempatan ini kami akan berbagi tips mengenai pola perawatan murai batu sebelum lomba dan setelah lomba. Tujuan kami adalah berbagi informasi dan tidak bermaksud menggurui anda. Karena saya yakin pecinta burung khususnya murai batu yang sudah paham betul cara perawatan sebelum dan setelah lomba. Tetapi apa salahnya jika anda berkenan membaca artikel ini sampai akhir.

Berikut ini beberapa pola perawatan murai batu sebelum lomba dan setelah lomba :

SEBELUM LOMBA :

Untuk perawatan murai batu sebelum lomba, lakukan beberapa tips berikut ini :
  1. Pada H-6 sebelum lomba, usahakan murai batu anda tidak mendengar suara murai batu lain, apalagi didekatkan. Anda bisa mengisolasi/karantina agar murai batu tetap bagus mentalnya. 
  2. Pada H-3 sebelum lomba, anda bisa memberikan jangkrik yang lebih banyak yakni 5 ekor di pagi hari dan 4 ekor di sore hari. Pemberian jangkrik bertujuan untuk menjaga birahi murai batu agar stabil. 
  3. Pada H-2 sebelum lomba. Jika pada hari biasa anda menjemurnya selama 1-2 jam, maka pada H-2 sebelum lomba anda sebaiknya menjemur murai batu maksimal selama 30 menit saja. 
  4. Sebelum memulai lomba (1 jam sebelumnya) anda bisa memberikan ulat hongkong sebanyak 4-7 ekor dan 3-5 ekor jangkrik. Untuk pemberian ulat hongkong disesuaikan dengan karakter murai batu anda. 
  5. Anda juga bisa memandikannya 1 jam sebelum digantang dalam lomba. 
  6. Jika murai batu akan turun lomba lagi, maka anda bisa berikan 2 ekor jangkrik lagi. 
SETELAH LOMBA :

Setelah murai batu selesai mengikuti lomba, maka yang harus anda lakukan adalah mengembalikan kondisi dan staminanya. Nah, berikut ini beberapa perawatan murai batu setelah lomba :
  1. Penjemuran murai batu selama 30 menit sampai H+3 setelah lomba. 
  2. Berikan porsi extrafood (EF) seperti setelan hari biasa.
  3. Jangan lupa untuk memberikan multivitamin ke dalam air minum satu hari setelah lomba. 
Perawatan murai batu setelah lomba sangat penting untuk anda lakukan, karena biasanya murai batu akan mudah drop jika tidak dirawat dengan benar. Jadi anda harus segera melakukan perawatan setelah lomba.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Pola Perawatan Murai Batu Sebelum Lomba Dan Setelah Lomba. Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan terima kasih telah membaca artikel ini.

Pola Perawatan Harian Untuk Murai Batu yang Benar

Murai batu yang berkualitas bagus dan jawara tidak terlepas dari perawatan yang benar pula. Tidak ada murai batu yang bagus jika cara merawatnya tidak benar, karena murai batu jawara hanya lahir dari perawatan. Pun jika anda membeli murai batu yang sudah jadi (sudah jawara) tetapi jika anda tidak merawatnya dengan baik maka kualitasnya pun pasti akan menurun. Kuncinya adalah di perawatannya, yaitu perawatan yang tepat dan konsisten.

Pada dasarnya, perawatan murai batu harian tidak berbeda jauh dengan burung kicau lain seperti cucak hijau, hanya saja mungkin berbeda dari segi pakan dan saat penjemurannya. Bagi anda yang belum sempat membaca artikel tentang perawatan harian cucak hijau. Murai batu yang memiliki karakter petarung ini adalah salah satu maskot burung kicau, maka harga murai batu pun sudah sangat mahal meskipun baru bakalan/anakan. Jika anda anda punya murai batu di rumah, maka simak baik-baik artikel berikut ini.

POLA PERAWATAN HARIAN MURAI BATU YANG BENAR

Karena pada kesempatan ini kami akan berbagi tips mengenai pola perawatan harian murai batu yang benar. Berikut ini beberapa tips yang bisa anda lakukan di rumah :
  1. Angin-anginkan dengan cara menggantung/menggantangnya di teras selama kurang lebih 30 menit sebelum dimandikan. Tujuannya adalah murai batu agar beradaptasi terlebih dahulu. 
  2. Setelah diangin-anginkan, maka selanjutnya adalah memandikan murai batu kesayangan anda. Untuk pemandiannya, anda bisa menggunakan karamba atau semprot, disesuaikan dengan karakter dan kebiasaan MB anda. 
  3. Setelah dimandikan, maka anda wajib menjemur MB agar bulu-bulu segera kering. Untuk penjemuran MB, lakukan segera setelah mandi selama 1-2 jam. Misalnya dari jam 8 pagi - jam 9 pagi atau dari jam 8 pagi sampai jam 10 pagi. 
  4. Pada saat menjemur MB sebaiknya anda tidak mendekatkan burung MB lain, bahkan mendengar suaranya apalagi melihatnya secara langsung. Pisahkan MB satu dengan yang lain. 
  5. Kandang/sangkar dibersihkan secara rutin, yang meliputi tempat kotoran, wadah/tempat pakan, dan juga tempat minum. Untuk lebih baiknya, cucilah dengan air mengalir. 
  6. Berikan pakan berupa voer yang baru, dan gantilah air minumnya dengan air yang baru pula. 
  7. Setelah penjemuran, anda bisa memberikan extra food (EF) berupa jangkrik ke MB dengan cara ditaruh di cepuk/wadah. Sebaiknya tidak memberikan jangkrik secara langsung.
  8. Sembari makan, angin-anginkan MB di teras kurang lebih selama 10-15 menit saja.
  9. Jika ingin melakukan mastering, maka sebaiknya sangkar dikerodong. Tetapi jika tidak memungkinkan maka tidak wajib dikerodong.
  10. Pemasteran bisa dilakukan dari jam 10 pagi sampai dengan jam 3 sore, tentunya dengan suara yang setipe dengan MB anda. 
  11. Pada pukul 4 sore, berikan EF jangkrik sebanyak 2 ekor saja sambil diangin-anginkan di teras. 
  12. Jika cuaca mendukung, maka boleh dimandikan lagi. 
  13. Dan pada saat magrib (sekitar jam 6 sore) anda bisa mengerodongnya sambil pemasteran sampai pagi harinya. 
  14. Berikan kroto dua kali seminggu dengan dengan porsi masing-masing 1 sendok makan. 
  15. Berikan cacing sekali seminggu sebanyak 1 ekor saja. 
  16. Berikan multivitamin dengan cara dicampur dengan air minum selama 3 kali seminggu untuk menjaga kesehatan MB anda. 
  17. Anda bisa memindahkan MB ke kandang umbaran 4 kali dalam seminggu dengan durasi masing-masing 3-4 jam. 
  18. Lakukan langkah-langkah di atas secara rutin dan konsisten untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 
Pada dasarnya merawat MB sangat mudah dan tidak sulit. Yang dibutuhkan hanyalah ketelatenan, kemauan dan konsistensi saja.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Pola Perawatan Harian Murai Batu Yang Benar. Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan terima kasih telah membaca artikel ini.
* ( Sumber Artikel ) 

Cara Merawat Murai Batu Borneo Trotolan yang Benar

Murai batu (MB) adalah salah satu burung kicau yang paling diminati oleh para kicaumania. Dengan populasi yang semakin sedikit, serta keindahan yang dimilikinya membuat harga burung berekor melengkung ini berharga mahal. Murai batu memiliki banyak jenis, salah satunya adalah murai batu borneo (MB Kalimantan). Memang MB borneo masih kalah pamor jika dibandingkan dengan MB sumatera. Tetapi pesona MB borneo pun tak kalah indah.

CARA MERAWAT MURAI BATU BORNEO TROTOLAN YANG BENAR

Ada sedikit perbedaan antara MB borneo dengan jenis MB lain. Perbedaan yang paling mencolok adalah pada ekornya. Ekor MB borneo cenderung kaku dan lurus, dan jarak ekor putih dean hitam yang lebih dekat. Adapun bagian dadanya terlihat lebih besar/gemuk. Untuk mengetahui lebih jelas tentang perbedaan MB kalimantan dan MB sumatera. MB borneo trotolan yang dirawat dengan baik dan tepat akan tumbuh menjadi MB dewasa yang oke punya. Dan jika anda punya MB borneo trotolan, simak cara merawat murai batu borneo trotolan yang benar berikut ini.

Cara Merawat Murai Batu Borneo Trotolan Yang Benar :

1. Melatih MB borneo trotolan ngevoer
Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk membiasakan MB borneo bakalan mau ngevoer, yaitu sebagai berikut :
  • Voer dilembutkan terlebih dahulu. Kemudian campurkan dengan kroto dan sedikit air. Setelah tercampur, pada bagian atasnya diberi taburan kroto sebagai pemancing. 
  • Voer dihaluskan kemudian dicampur dengan ulat hongkong (UH) yang telah dipotong kecil-kecil. Atau bisa juga dicampur dengan potongan perut jangkrik yang sudah dipotong kecil-kecil. Tambahkan sedikit air dan aduk. Setelah tercampur, taburi bagian atasnya dengan kroto. Pakan siap diberikan pada MB borneo trotolan.
  • Kedua cara tersebut bisa anda lakukan selama seminggu atau lebih. Anda bisa menghentikan cara di atas jika MB borneo benar-benar sudah mau ngevoer.
2. Melatih MB borneo trotolan makan jangkrik
Jangkrik bisa anda berikan secara rutin pada MB borneo trotolan. Memang cara ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Yang dibutuhkan adalah kesabaran dan ketelatenan. Anda bisa menyertakan voer dalam perut jangkrik sebanyak 1-2 butir dulu dan berikan pada MB borneo.

3. Berikan multivitamin
Multivitamin sebaiknya anda berikan pada MB borneo trotolan anda. Manfaat multivitamin sangat banyak, seperti menjaga kondisi kesehatan burung, menjaga nafsu makan, sehingga lebih mudah untuk dilatih ngevoer dan makan jangkrik. Multivitamin bisa anda berikan setiap 2 kali seminggu.

Itulah cara-cara dasar merawat MB borneo trotolan yang benar. Rata-rata, MB borneo trotolan adalah MB tangkapan hutan dan sangat rawan stress dan mati. Untuk itu perlu perawatan khusus untuk menjinakkan MB muda hutan. Dan bagi anda yang belum tahu secara jelas tentang cara menjinakkan MB liar dengan mudah. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang cara merawat murai batu borneo trotolan yang benar.Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan terima kasih telah membaca artikel ini.
* ( Sumber Artikel ) 

Mengatasi Kebotakan Pada Murai Batu Dengan Kunyit dan Daun Sirih

MB terlihat sangat gagah dan keren saat berdiri tegak dengan dada busung dan ekor yang melengkung. Dan akan lebih mempesona ketika berkicau dan gacor. Itulah sedikit gambaran tentang betapa gagahnya murai batu. Murai batu yang gagah dan keren tersebut akan hilang seketika jika pada bulu dadanya mengalami kebotakan alias tidak ada bulunya. Tentu ini akan mengurangi penampilan MB jagoan anda. Pernahkah sobat kicaukan mengalami masalah ini pada MB kesayangan? Di kesempatan ini kami akan berbagi tips tentang mengatasi kebotakan pada murai batu dengan kunyit dan daun sirih.

Kebotakan pada muria batu disebabkan karena jamur yang menutupi pori-pori kulitnya. Di awal kebotakan, kulit dada MB masih terlihat lembab. Namun jika sudah berlangsung lama, kulit dada MB akan mengering dan kasar. Dan jika ini dibiarkan terus, maka bisa menjalar ke bagian lain seperti bagian tubuh bawah dan paha. Jika MB anda mengalami kebotakan maka sudah sepatutnya anda segera mengatasinya. Mengatasi kebotakan pada murai batu dengan kunyit dan daun sirih adalah salah satu cara alami yang bisa anda lakukan. Untuk itu simak info berikut ini dengan saksama.

MENGATASI KEBOTAKAN PADA MURAI BATU DENGAN KUNYIT DAN DAUN SIRIH

Cara Mengatasi Kebotakan Di Perut Murai Batu Dengan Kunyit Dan Sirih :
 
1. Menghilangkan jamur di kulit dada MB
Langkah pertama yang bisa anda lakukan adalah menghilangkan jamur yang menempel pada kulit MB yang mengalami kebotakan. Anda bisa menggunakan obat seperti freshaves yang dilarutkan ke dalam air. Larutkan 5 gr freshaves ke dalam 1 liter air di dalam botol penyemprot. Setelah itu kocok sampai benar-benar larut. baru setelah itu semprotkan pada bagian yang mengalami kebotakan dan jika masih cukup semprotkan ke seluruh tubuh MB. Tunggu selama satu hari agar obatnya bekerja maksimal.

2. Mengusap kulit MB
Setelah sehari penuh dibiarkan, saatnya anda membersihkan sisa-sisa jamur yang masih menempel di kulit MB. Juga untuk membersihkan sisiks-sisik bekas kulit kering yang masih menempel. Celupkan jari anda ke air hangat kemudian usapkan ke bagian kulit MB yang botak. Ulangi beberapa kali sampai benar-benar bersih.

3. Terapi kunyit dan daun sirih
Setelah proses di atas sudah selesai, kini waktunya menggunakan terapi kunyit dan daun sirih. Caranya sangat mudah, yaitu tumbuk daun sirih sampai halus. Kunyit dikupas dan diparut. Campurkan kedua bahan tersebut dan diaduk-aduk sampai halus. Setelah sudah tercampur rata, oleskan ramuan tersebut ke bagian tubuh MB yang botak dan seluruh badan MB dari ujung ekor sampai kepala. Setelah diolesi secara merata, jangan mandikan MB sampai 3 hari ke depan. Agar ramuan tersebut bekerja dengan baik. Ramuan kunyit dan daun sirih efektif membasmi jamur kulit, membuka pori-pori kulit yang tertutup jamur, dan merangsang pertumbuhan bulu MB. Setelah 3 hari, mandikan MB sampai bersih dari ramuan dan kotoran yang masih menempel.

Cukup mudah bukan membasmi jamur pada MB? Ramuan tradisional kunyit dan daun sirih adalah ramuan alami yang sudah terbukti khasiatnya. Jika Mb anda mengalami kebotakan pada bagian kepala, dada, dan paha, maka anda bisa mencoba cara di atas. Selamat mencoba, semoga sukses.

Sobat kicaukan, demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang mengatasi kebotakan pada murai batu dengan kunyit dan daun sirih. Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan terima kasih telah membaca artikel ini.